Asmuni Srimulat

Toto Asmuni

Asmuni, salah satu pelawak Srimulat yang namanya sangat melambung dalam dunia komedi Indonesia ini dikenal dengan ikon kumis tipis ala Charlie Chaplin. Pemilik nama asli Toto Asmuni ini lahir pada 17 Juni 1932 di Jombang yang awalnya merupakan seorang penyanyi sebelum berkarier sebagai komedian. Karier dalam bernyanyi banyak dilakukan Asmuni bersama orkes Angkatan Bersenjata, lalu diminta untuk membimbing orkes musik Angkatan Laut (AL) di Surabaya. Kiprah Asmuni dalam dunia tarik suara telah dibuktikan dengan piringan hitam yang berjudul Sungai Barito.

Selama membina orkes AL, Asmuni bertemu dengan Bing Slamet yang banyak memberikan ilmu komedi. Setelah lepas dari AL, ia mulai tergoda dengan dunia sehingga memutuskan bergabung dengan grup lawak Lokaria dan berhasil membuat penonton tertawa lepas berkat aksi panggungnya.

Kemudian, pada 1976, ia bertemu dengan pendiri Srimulat, Teguh yang merekrutnya berkat aksi lawaknya kala itu. Nama Asmuni semakin populer ketika dirinya memakai kumis tipis dan blangkon selama beraksi di atas panggung. Selain itu, ungkapan-ungkapan lucunya, seperti “Hil yang mustahal, musyawroh serta “jaga pola makan, pola tidur, dan ojo kakean polah (jangan kebanyakan tingkah)” juga semakin menaikkan nama Asmuni sebagai pelawak Tanah Air.

Setelah menghabiskan waktu cukup lama beraksi di Srimulat Surabaya, Asmuni memutuskan hijrah ke Jakarta dan bergabung dengan Srimulat Jakarta. Kariernya sebagai pelawak pun semakin bersinar, terutama pada era 80-an. Ia juga melebarkan sayapnya ke dunia akting dengan memainkan beberapa film, seperti Asmuni Jadi Boss.

Tidak hanya menjadi komedian, Asmuni juga terkenal dengan pemikiran visionernya yang terbukti dengan usahanya mendirikan rumah makan. Awalnya, ia membuka warung rujak cingur di daerah Slipi, Jakarta Barat dan cabang di Trowulan, Mojokerto.

Hubungi WhatsApp Kami