CERGAM/KOMIK JADOEL

Dari Strip hingga Komik

Cergam atau komik sudah dikenal oleh masyarakat Nusantara klasik sebelum peradaban modern tumbuh. Pada masa lampau, para seniman dan sastrawan kerajaan memvisualisasikan isi dari kitab – kitab kepercayaan yang ada pada masa itu dalam bentuk relief. Ya, itulah komik pertama di Indonesia, kemudian disusul dengan munculnya wayang lontar dan disambung oleh wayang beber. Hal ini membuktikan bahwa tradisi perkomikan Indonesia sudah menjadi budaya yang mengakar jauh sebelum kita mengenal kertas sebagai media gambar komik.

Di Indonesia, komik pertama mulai muncul tahun 1930-an. Bentuknya masih berupa gambar strip bersambung dan dimuat dalam koran atau majalah. Baru di tahun 1950-an, komik Indonesia mengalami perubahan dengan tampil dalam bentuk buku.

Komik pertama yang lahir di Indonesia dengan genre humor di ciptakan oleh Kho Wan Gie atau kerap dikenal dengan nama komiknya ’Sopoiku’. Komik strip pertama buatannya berjudul Put On. Pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat ini sempat mengenyam pendidikan kursus di Washington Amerika Serikat pada masa mudanya.

Komik Put On yang pertama kali keluar 2 Agustus 1930 ini tayang berseri di Koran Tionghoa Sin Po berbahasa Melayu. Di awal-awal komik itu muncul belum diberi nama, lalu pada 17 Januari 1931 nama Put On diberikan pada tokoh komik lucu tersebut. Seri Put On sempat dikumpulkan menjadi buku, setelah itu diterbitkan dan dicetak ulang berkali-kali.

Hubungi WhatsApp Kami