
Tombak hujan emas, banyak legenda yang menyebutnya sebagai ciptaan para dewa. Dengan ujung tombak yang konon bisa mengeluarkan hujan emas saat menancap ke tanah. Menjadi simbol kekayaan, kekuatan, dan keabadian. Bentuknya ramping dari logam emas suci. Dengan gagang berukir motif wayang dan mantra Jawa kuno.

Tombak Junjung Drajat memiliki arti “mengangkat derajat hingga ke ujung tombak”. Menggambarkan filosofi bahwa prestise sejati ada di ketajaman ujung senjata, simbol keberanian, keadilan, dan wibawa pemimpin. Gagangnya dari kayu cendana berukir motif tritik dan emas suci, dengan kilau nyutro 3D yang konon memberi kekuatan magis: melindungi pemilik dari musuh, memanggil hujan, dan meningkatkan karir serta otoritas.

Tombak Segoro Wedi adalah senjata pusaka Jawa dengan pamor “Segoro Wedi” (laut pasir), menampilkan pola bulatan luas. Dengan bilah ramping 30-4-0 cm dari besi meteorit suci, gagang Cendana, tuah wibawa dan perlindungan.

Tombak Pandan Iris atau dalam bahasa Indonesia daun pandan teriris. Memiliki pola miring seperti daun pandan yang diiris serong membentuk garis-garis miring tajam dan silang lancip. Pola tersebut mirip pamor buntel mayit tapi lebih dinamis tidak melingkar penuh. Melambangkan keberanian tegas sekaligus keluwesan seperti daun pandan kuat tapi lentur.
