Masih ingatkah kalian dengan serial televisi legendaris “Si Unyil” yang pernah menemani masa kanak-kanak masyarakat Indonesia pada zaman Orde Baru?
Berita
Terkini
Museum Gubug Wayang Group kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Museum resmi menerima penghargaan rekor kelas dunia dari LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) atas koleksi Wayang Golek Pakuwan terlengkap.
Museum Gubug Wayang di Mojokerto jadi pilihan tepat untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan nuansa edukatif dan budaya.
Tombak, senjata tajam dan kuat, simbol kekuatan dan keberanian. Dan dibalik indah pamornya, terdapat makna yang sangat dalam.
Khusus untuk tanggal 17 Februari, Museum Gubug Wayang mengadakan promo spesial Imlek! Dapatkan diskon 10% untuk tiket masuk museum dan nikmati liburan yang menyenangkan bersama keluarga dan teman-teman.
Kemudian Pak Raden mulai menangani pembuatan film boneka “Si Unyil” sebagai penulis scenario dan Art Director. Selain itu, beliau juga menciptakan sekaligus menjadi pengisi suara tokoh Pak Raden dengan karakteristik antagonis di TVRI pada waktu itu.
Siswa-siswi SMA N 1 Puri Mojokerto dengan jurusan bahasa melakukan kunjungan edukasi ke Museum. Yang menarik, di antara 20 siswa yang hadir, terdapat seorang beberapa siswa asal Jerman yang sedang melaksanakan pertukaran pelajar di Mojokerto.
Pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, memberikan penghargaan tersebut secara langsung kepada CEO Museum Gubug Wayang Group, Dea Putri Njoto. Penyerahan rekor dunia ini menjadi simbol kepercayaan dan apresiasi terhadap peran Museum Gubug Wayang.
Museum Gubug Wayang Mojokerto adalah satu-satunya museum yang berdiri di wilayah Kota Mojokerto. Menjadi tempat destinasi wisata edukatif yang unik dan menarik bagi masyarakat. Dengan lebih dari 9000 koleksi di dalamnya, museum ini menawarkan pengalaman yang luar biasa bagi pengunjung.
