Museum Gubug Wayang kembali menjadi destinasi edukatif yang menarik perhatian sekolah-sekolah dari berbagai daerah. Kali ini, SDI Ar-Roushin Fikr dari Jombang datang berkunjung dengan membawa lebih dari 90 siswa. Kunjungan ini menjadi pengalaman belajar yang berkesan karena para siswa tidak hanya berkeliling melihat koleksi museum. Tetapi juga mengikuti tour edukatif yang interaktif bersama dua tour guide Museum Gubug Wayang.

Menariknya, kegiatan kali ini ditambah dengan fasilitas Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berisi soal-soal seputar koleksi dan penjelasan dari para guide. Museum Gubug Wayang telah menyesuaikan soal-soal tersebut dengan kurikulum sekolah. Sehingga siswa bisa belajar sambil berinteraksi langsung dengan benda-benda budaya yang mereka pelajari.
Sambil mendengarkan kisah di balik wayang, topeng, dan berbagai alat musik tradisional, para siswa tampak antusias menulis jawaban di LKS mereka. Aktivitas ini membuat pembelajaran terasa lebih nyata, sekaligus menumbuhkan minat terhadap budaya lokal sejak usia dini.

Dengan kegiatan seperti ini, Museum Gubug Wayang terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar budaya yang inspiratif dan menyenangkan. Sekaligus menjadi bukti bahwa edukasi bisa dengan cara yang kreatif dan interaktif.
Salam Budaya Menyatukan Bangsa.
