Meriahkan HUT ke-11 Museum Gubug Wayang, Pertunjukan Wayang Potehi Sukses Memikat Warga Mojokerto

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-11 Museum Gubug Wayang sekaligus soft opening Museum Cipta Mahardhika, diselenggarakan pertunjukan wayang potehi selama empat belas hari berturut-turut, mulai 1 hingga 14 Agustus. Acara yang berlangsung setiap malam ini berhasil menarik perhatian masyarakat Mojokerto dari berbagai kalangan.

Pertunjukan wayang potehi digelar mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB di Museum Cipta Mahardhika. Sejak hari pertama penyelenggaraan, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ratusan penonton memadati area pertunjukan untuk menyaksikan seni tradisional yang dikenal sebagai salah satu jenis wayang tertua di dunia tersebut.

Wayang potehi merupakan seni pertunjukan boneka tangan yang diperkirakan telah berusia sekitar 3.000 hingga 4.000 tahun. Kesenian yang berasal dari Tiongkok ini telah berkembang dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Berbagai kisah klasik ditampilkan selama empat belas hari penyelenggaraan, di antaranya cerita Sanpek Engtay, Swin Jin Kwi, dan sejumlah kisah legendaris lainnya yang sarat akan nilai moral dan budaya.

Kemegahan acara semakin terasa pada malam pembukaan yang dimeriahkan oleh pertunjukan barongsai. Atraksi penuh semangat tersebut sukses membuka rangkaian pertunjukan wayang potehi sekaligus menyambut para pengunjung yang telah memenuhi lokasi acara sejak sore hari.

Tak hanya menyajikan hiburan budaya, Museum Gubug Wayang juga mengadakan kegiatan sosial bagi para pengunjung. Setiap harinya, panitia membagikan 100 kupon yang dapat ditukarkan dengan satu kantong berisi sepuluh bungkus mi instan. Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir.

Selain itu, panitia turut menyediakan berbagai hadiah menarik melalui undian doorprize yang diadakan di sela-sela pertunjukan. Beragam hadiah, seperti payung, kipas angin, hingga rice cooker, dibagikan kepada para penonton yang beruntung. Momen pengundian tersebut menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan oleh pengunjung karena menambah semarak suasana pertunjukan.

Antusiasme masyarakat Mojokerto terhadap pertunjukan wayang potehi terlihat dari ramainya penonton yang hadir setiap malam. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak hingga para lansia turut menikmati jalannya cerita yang dibawakan para dalang. Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai penonton kerap terdengar sepanjang pertunjukan berlangsung.

Penyelenggaraan pertunjukan wayang potehi dalam rangka HUT ke-11 Museum Gubug Wayang dan soft opening Museum Cipta Mahardhika diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tradisional kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan hiburan bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Hubungi WhatsApp Kami