Museum Gubug Wayang Group kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Museum resmi menerima penghargaan rekor kelas dunia dari LEPRID (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) atas koleksi Wayang Golek Pakuwan terlengkap. Paulus Pangka, pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Dea Putri Njoto, Direktur Utama Museum Gubug Wayang Group.
Rekor ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Museum Gubug Wayang Group dalam melestarikan dan mengembangkan khazanah budaya Nusantara, khususnya Wayang Golek Pakuwan. Koleksi tersebut saat ini terpajang di Museum Ganesya, yang berlokasi di kawasan Hawaii Waterpark, Kota Malang.
Wayang Golek Pakuwan merupakan salah satu bentuk wayang golek yang berkembang dalam tradisi Sunda, khususnya berkaitan dengan kisah-kisah Kerajaan Pakuwan Pajajaran. Ciri khasnya terletak pada detail ukiran wajah, kostum yang kaya ornamen. Serta karakter-karakter yang merepresentasikan tokoh-tokoh kerajaan, ksatria, maupun punakawan dalam balutan estetika khas Jawa Barat.

Koleksi Wayang Golek Pakuwan yang dimiliki Museum Gubug Wayang Group dinilai memiliki kelengkapan tokoh, variasi karakter, serta kualitas artistik yang luar biasa. Hal inilah yang mengantarkan museum tersebut meraih pengakuan rekor dunia dari LEPRID.
Dengan rekor dunia ini, Museum Gubug Wayang Group semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pelestarian wayang terkemuka di Indonesia. Dan menjadi satu-satunya museum dengan tema Kamardhikan. Karena koleksinya tercipta setelah Indonesia, dan merupakan karya asli masyarakat Indonesia.
Salam Budaya Menyatukan Bangsa.
