Siswa-siswi SMA N 1 Puri Mojokerto dengan jurusan bahasa melakukan kunjungan edukasi ke Museum. Yang menarik, di antara 20 siswa yang hadir, terdapat seorang beberapa siswa asal Jerman yang sedang melaksanakan pertukaran pelajar di Mojokerto.
Pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, memberikan penghargaan tersebut secara langsung kepada CEO Museum Gubug Wayang Group, Dea Putri Njoto. Penyerahan rekor dunia ini menjadi simbol kepercayaan dan apresiasi terhadap peran Museum Gubug Wayang.
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan apresiasi terhadap budaya Indonesia, SMP Katolik Santo Yusup Kota Mojokerto melaksanakan tour edukasi ke Museum Gubug Wayang, yang merupakan salah satu destinasi wisata edukatif yang terkenal di Mojokerto, bersama hampir 200 siswa dari satu angkatan.
Museum Gubug Wayang Mojokerto kembali mengadakan program edukasi kreatif, kali ini di SDN Kranggan 1, Mojokerto. Program edukasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya wayang kepada generasi muda.
Museum Gubug Wayang juga menyediakan fasilitas gratis berupa LKS (Lembar Kerja Siswa) yang membuat kunjungan ini semakin interaktif. Anak-anak bisa mengisi dan menjawab soal-soal yang ada di LKS sambil mendengarkan penjelasan tour guide.
Voluntiiran Surabaya dan Voluntiiran Mojokerto bekerja sama mengadakan acara tour museum yang menarik bagi anak-anak dari Panti Asuhan Ya Mubina. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengalaman edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak tersebut.
Museum Gubug Wayang menjadi saksi bisu keseruan rombongan siswa SDIT Ar-Ruhul Jadid Jombang yang berjumlah hampir 100 orang, termasuk pendamping. Dengan semangat yang meluap-luap, siswa-siswa ini siap menyerap ilmu tentang wayang dan budaya Indonesia.
Kunjungan SD Muhammadiyah Plus ke Museum Gubug Wayang ini harapannya dapat menjadi salah satu contoh bagi sekolah lain untuk memanfaatkan museum sebagai sarana edukasi yang efektif dan menyenangkan.
Museum Gubug Wayang kembali menjadi destinasi edukatif yang menarik perhatian sekolah-sekolah dari berbagai daerah. Kali ini, SDI Ar-Roushin Fikr dari Jombang datang berkunjung dengan membawa lebih dari 90 siswa.
Siswa-siswi pertukaran pelajar dari SMA Negeri 1 Puri, jurusan bahasa, yang berasal dari Jerman, mengunjungi Museum Gubug Wayang.
