Museum Gubug Wayang Mojokerto sendiri berdiri sebagai wujud rasa peduli terhadap seni dan budaya Indonesia yang beraneka ragam. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan outing class ini dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi para siswa terhadap budaya dan sejarah Indonesia.
Kali ini, kurang lebih 200 siswa dari sekolah tersebut mengunjungi museum ini untuk belajar tentang budaya dan sejarah.
Khusus untuk tanggal 17 Februari, Museum Gubug Wayang mengadakan promo spesial Imlek! Dapatkan diskon 10% untuk tiket masuk museum dan nikmati liburan yang menyenangkan bersama keluarga dan teman-teman.
Siswa-siswi SMA N 1 Puri Mojokerto dengan jurusan bahasa melakukan kunjungan edukasi ke Museum. Yang menarik, di antara 20 siswa yang hadir, terdapat seorang beberapa siswa asal Jerman yang sedang melaksanakan pertukaran pelajar di Mojokerto.
Pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, memberikan penghargaan tersebut secara langsung kepada CEO Museum Gubug Wayang Group, Dea Putri Njoto. Penyerahan rekor dunia ini menjadi simbol kepercayaan dan apresiasi terhadap peran Museum Gubug Wayang.
Museum Gubug Wayang Mojokerto adalah satu-satunya museum yang berdiri di wilayah Kota Mojokerto. Menjadi tempat destinasi wisata edukatif yang unik dan menarik bagi masyarakat. Dengan lebih dari 9000 koleksi di dalamnya, museum ini menawarkan pengalaman yang luar biasa bagi pengunjung.
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan apresiasi terhadap budaya Indonesia, SMP Katolik Santo Yusup Kota Mojokerto melaksanakan tour edukasi ke Museum Gubug Wayang, yang merupakan salah satu destinasi wisata edukatif yang terkenal di Mojokerto, bersama hampir 200 siswa dari satu angkatan.
Museum Gubug Wayang Mojokerto kembali mengadakan program edukasi kreatif, kali ini di SDN Kranggan 1, Mojokerto. Program edukasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya wayang kepada generasi muda.
Museum Gubug Wayang juga menyediakan fasilitas gratis berupa LKS (Lembar Kerja Siswa) yang membuat kunjungan ini semakin interaktif. Anak-anak bisa mengisi dan menjawab soal-soal yang ada di LKS sambil mendengarkan penjelasan tour guide.
Museum Gubug Wayang menjadi saksi bisu keseruan rombongan siswa SDIT Ar-Ruhul Jadid Jombang yang berjumlah hampir 100 orang, termasuk pendamping. Dengan semangat yang meluap-luap, siswa-siswa ini siap menyerap ilmu tentang wayang dan budaya Indonesia.
