Sekolah ini terletak di Kecamatan Puri, Kota Mojokerto. Memboyong seluruh siswa di sekolahnya hampir 100 siswa dan siswi beserta pendampingnya.
Berkeliling ke Museum sekarang sudah tidak membosankan, karena terdapat fasilitas gratis berupa LKS serta didampingi guide profesional.
Sekolah yang berlokasi di Kota Mojokerto ini memilih Museum sebagai tempat Photoshoot untuk kalender sekolah mereka. Membawa 5 anak-anak lucu yang cantik dan ganteng sebagai model. Memakai baju adat khas jawa yaitu kebaya dengan rambutnya di sanggul untuk yang putri, dan yang putra memakai beskap lengkap dengan kain jarik dan blangkon.
Museum Gubug Wayang telah memperoleh penghargaan Rekor Dunia MURI sejumlah 11 Penghargaan. Semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata edukatif yang mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
Rektor Universitas Ciputra Bapak Ir. Yohannes Somawiharja bersama Tim Periplus, melakukan kunjungan ke Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto. Direktur Javabooks Periplus Indonesia yaitu Bapak Judo Suwidji, sebagai perwakilan dari Tim Periplus. Dan penulis buku Majapahit: Intrigue Betrayal and War in Indonesia’s Greatest Empire yaitu Herald Van Der Linden.
Kunjungan mahasiswa pertukaran pelajar dari Universitas Surabaya kali ini mengusung tema Edukasi Wisata Sejarah. Dengan topik Akulturasi Budaya di Indonesia. Sehingga, melalui kegiatan ini mereka dapat memperdalam pemahaman tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto, bapak Agus Sutanto, melakukan kunjungan ke Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara BNN dan museum dalam melestarikan budaya Indonesia.
Sebanyak sembilan ibu-ibu Jalasenastri AL Kota Surabaya mengunjungi Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto dalam rangka Visitasi Wisata Budaya. Dengan mengunjungi Museum Gubug Wayang, mereka dapat melihat langsung koleksi-koleksi budaya yang ada di museum dan mempelajari sejarah serta makna di baliknya.
Kegiatan berwisata sambil edukasi kali ini bersama TK Mandala Kota Mojokerto yang mengajak siswa-siswinya untuk mengenal budaya-budaya Indonesia. Siswa diperkenalkan dengan budaya sejak dini, agar mereka semakin mencintai budaya.
