Museum Gubug Wayang kembali menjadi destinasi edukatif yang menarik perhatian sekolah-sekolah dari berbagai daerah. Kali ini, SDI Ar-Roushin Fikr dari Jombang datang berkunjung dengan membawa lebih dari 90 siswa.
Siswa-siswi pertukaran pelajar dari SMA Negeri 1 Puri, jurusan bahasa, yang berasal dari Jerman, mengunjungi Museum Gubug Wayang.
Kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa Teater ISI Yogyakarta, karena dapat meningkatkan pengetahuan dan apresiasi mereka terhadap budaya Indonesia.
Museum Gubug Wayang menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia sebagai museum dengan koleksi binggel terbanyak di dunia.
Sebanyak hampir 100 siswa MI Thoriqussalam Sidoarjo mengunjungi Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto pada.
Kunjungan ini menjadi bukti bahwa belajar tidak selalu harus di dalam kelas. Anak-anak pun bisa mendapatkan pengalaman berharga dengan cara yang menyenangkan.
Meski sudah berprofesi sebagai pendidik, semangat untuk terus belajar tetap menyala. Para guru mata pelajaran IPS yang tergabung dalam MGMP IPS Kota Malang telah membuktikan hal ini.
Kunjungan SMKI Baburrohmah juga menjadi pengingat bahwa anggapan lama tentang anak SMK yang identik dengan hal negatif tidak sepenuhnya benar.
Lebih 30 siswa SDN UPT 132 Gresik beserta pendamping siswa, mengunjungi Museum Gubug Wayang Mojokerto untuk melaksanakan tour edukasi.
Museum Gubug Wayang bekerja sama dengan Diskopukmperindag Kota Mojokerto untuk memamerkan koleksi, yaitu wayang potehi. Booth Kota Mojokerto menjadi pusat perhatian para Walikota yang hadir dalam acara tersebut.
