Mendapatkan penghargaan Rekor Dunia dari LEPRID atau Lembaga Prestasi Indonesia Dunia. Koleksinya yang mendapat rekor ialah koleksi manik-manik dengan judul Koleksi Manik-manik Majapahit dari daerah Trowulan terbanyak se-dunia.
Berkeliling ke Museum sekarang sudah tidak membosankan, karena terdapat fasilitas gratis berupa LKS serta didampingi guide profesional.
Untuk sobat budaya yang ingin melakukan tour edukasi di Museum Gubug Wayang tapi tidak ingin menggunakan fasilitas tour guide? Tenang saja! Karena kami telah menyediakan fasilitas yang gratis tanpa memungut biaya.
Sekolah yang berlokasi di Kota Mojokerto ini memilih Museum sebagai tempat Photoshoot untuk kalender sekolah mereka. Membawa 5 anak-anak lucu yang cantik dan ganteng sebagai model. Memakai baju adat khas jawa yaitu kebaya dengan rambutnya di sanggul untuk yang putri, dan yang putra memakai beskap lengkap dengan kain jarik dan blangkon.
Kata siapa buat wayang itu susah dan harganya mahal? Di Museum Gubug Wayang kalian bisa membuat dan merakit wayang loh!
Museum Gubug Wayang telah memperoleh penghargaan Rekor Dunia MURI sejumlah 11 Penghargaan. Semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata edukatif yang mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
Rektor Universitas Ciputra Bapak Ir. Yohannes Somawiharja bersama Tim Periplus, melakukan kunjungan ke Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto. Direktur Javabooks Periplus Indonesia yaitu Bapak Judo Suwidji, sebagai perwakilan dari Tim Periplus. Dan penulis buku Majapahit: Intrigue Betrayal and War in Indonesia’s Greatest Empire yaitu Herald Van Der Linden.
Kunjungan mahasiswa pertukaran pelajar dari Universitas Surabaya kali ini mengusung tema Edukasi Wisata Sejarah. Dengan topik Akulturasi Budaya di Indonesia. Sehingga, melalui kegiatan ini mereka dapat memperdalam pemahaman tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto, bapak Agus Sutanto, melakukan kunjungan ke Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara BNN dan museum dalam melestarikan budaya Indonesia.
Sebanyak sembilan ibu-ibu Jalasenastri AL Kota Surabaya mengunjungi Museum Gubug Wayang di Kota Mojokerto dalam rangka Visitasi Wisata Budaya. Dengan mengunjungi Museum Gubug Wayang, mereka dapat melihat langsung koleksi-koleksi budaya yang ada di museum dan mempelajari sejarah serta makna di baliknya.
