Di antara beragam koleksi yang dimiliki Museum Gubug Wayang, terdapat sebuah karya yang sarat akan nilai sejarah, kebangsaan, dan seni, yaitu Wayang Kulit Pancasila karya Nanang Rahmat Hidayat.
Sebelum permainan digital menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, anak-anak Indonesia tumbuh dengan berbagai permainan tradisional yang sederhana, tetapi mampu menghadirkan kebahagiaan. Salah satu mainan yang pernah populer adalah mobil-mobilan yang terbuat dari seng. Mainan ini…
Museum Gubug Wayang kembali mendapatkan kehormatan dengan menerima undangan untuk menghadiri perayaan ulang tahun Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Fadli Zon.
Kami Mendapatkan penghargaan ini karena dedikasi kami dalam merawat, mengembangkan, dan memperkenalkan warisan budaya Nusantara kepada masyarakat luas.
Museum Gubug Wayang Mojokerto sendiri berdiri sebagai wujud rasa peduli terhadap seni dan budaya Indonesia yang beraneka ragam. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan outing class ini dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi para siswa terhadap budaya dan sejarah Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Museum Gubug Wayang dan Fairway Nine Mall Surabaya berupaya membangun sinergi antara pelestarian budaya dan dinamika gaya hidup modern.
Penghargaan atas koleksi Wayang Krucil Malangan terlengkap di dunia. Koleksi tersebut tersimpan di Museum Ganesya, Kota Malang. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya kami dalam melestarikan budaya Indonesia.
Kali ini, kurang lebih 200 siswa dari sekolah tersebut mengunjungi museum ini untuk belajar tentang budaya dan sejarah.
Masih ingatkah kalian dengan serial televisi legendaris “Si Unyil” yang pernah menemani masa kanak-kanak masyarakat Indonesia pada zaman Orde Baru?
Tombak, senjata tajam dan kuat, simbol kekuatan dan keberanian. Dan dibalik indah pamornya, terdapat makna yang sangat dalam.
