EDUKASI WAYANG KARDUS DI SDN 6 WATES

Museum Gubug Wayang sebagai sarana penyatuan bangsa melalui budaya menyelenggarakan Edukasi Wayang Kardus di SDN 6 Wates Kota Mojokerto. Edukasi Wayang Kardus di SDN 6 Wates ini merupakan salah satu bentuk usaha pelestarian wayang agar di kenal oleh anak-anak. Seiring perkembangan zaman, peminat wayang semakin menurun. Museum Gubug Wayang berusaha membangkitkan kembali seni wayang yang semakin menurun dengan mengajari anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk membuat wayang yang terbuat dari kardus.

Edukasi Wayang Kardus ini di ikuti oleh murid kelas 4 yang berjumlah 8 murid di SDN 6 ates Kota Mojokerto. Wayang kardus adalah wayang yang di buat dari media kardus atau karotn jadi bukan dari kulit binatang. Edukasi Wayang Kardus ini menampilkan tokoh wayang punokawan yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong. Setiap murid dibagikan selembar wayang dan mendapakan 3 sudu bambu serta beberapa benang untuk mengikat wayang. Pertama, murid melakukan pewarnaan di setiap bagian wayang, bisa menggunakan spidol, krayon, cat air maupun media pewarnaan yang lain. Kemudian wayang di gunting di bagian badan dan tangan wayang. Setelah itu, bagian badan dan tangan wayang di satukan dengan cara mengikatnya pada lubang yang telah di sediakan. Apabila sudah terpasang menjadi bentuk wayang kardus, maka langkah terakhir adalah memberikan sudu bambu di tengah badan wayang dan di kedua tangan wayang.

Setiap murid menunjukkan hasil karya nya dengan maju satu persatu di depan papan tulis dan di foto oleh pihak Museum Gubug Wayang sebagai apresiasi anak-anak yang telah bersemangat dalam berkarya dan melestarikan seni wayang. Edukasi Wayang Kardus ini mengajarkan anak-anak bermain sekaligus mempelajari wayang yang merupakan Budaya Indonesia serta mempunyai harapan generasi penerus mampu melestarikan dan mengaplikasikan karya – karya budaya di era perkembangan teknologi saat ini maupun yang akan datang. Salam Budaya Menyatukan Bangsa.

Tinggalkan Komentar

Hubungi WhatsApp Kami